test single.php

tips menjadi agen broker properti sukses

Cara Menjadi Agen / Broker Properti Profesional Yang Sukses

 

Ingat!, Ini Quote dari rumah.store

 

Agar anda dapat sukses sebagai broker properti profesional, profesi atau perkerjaan ini tidak bisa dijadikan sebagai pekerjaan sampingan.

 

Broker atau agen properti belakangan mulai menjadi profesi yang diminati banyak orang. Kendati saat krisis ekonomi di masa pandemi, broker properti terutama setelah booming pasar properti beberapa tahun lalu. Lantas, bagaimana kiat menjadi broker properti yang andal dan sukses?

Broker properti atau agen properti harus ulet dan persistence, karena jadi broker atau agen butuh sebuah passion. Jadi, untuk dapat sukses sebagai broker properti, profesi ini tidak bisa dijadikan pekerjaan sampingan. Broker properti sampingan cuma berlaku saat pasar properti booming.

 

Untuk menghadapi kondisi pasar saat ini yang masih cukup berat, profesi sebagai broker properti tidak bisa dilakukan secara part time karena banyak soft skill yang mesti dikuasai. Broker /Agen properti andal harus menguasai teknik negosiasi dan mengurus surat-surat (legalitas).

Di samping itu, pemerintah sekarang mulai menerapkan sertifikasi baik broker properti melalui LSP (lembaga sertifikasi Profesi). Ke depan, hanya broker tersertifikasi yang bisa menjual properti.

 

Lantas bagaimana cara menjadi agen properti atau agen rumah atau agen tanah yang sukses?

 

Listing Adalah Kunci Sukses Broker / Agen Properti

Broker properti yang andal pasti memerhatikan listing yang dipasangnya. Harus diingat, listing harus kuat. Bayangkan listing seperti gula, sementara customer adalah semut. Semut akan mencari gula. Jika banyak gula, akan banyak semut yang datang.

Selama ini, banyak broker yang salah strategi. Mereka mencari customer dulu, tidak mencari listing. Listing adalah hal paling penting, jadi sebisa mungkin agen properti harus membuat ‘master-listing’. Listing yang baik juga harus memiliki poin-poin lengkap. Misalnya foto yang banyak dan informasi lengkap, supaya ‘semutnya’ datang.

Selain membuat listing yang baik, broker properti harus menguasai teknik mendapat listing baru dan mendapat kepercayaan dari pemilik untuk memercayakan propertinya dijual oleh broker.

Di samping itu, teknik negosiasi harga pasar juga harus dipahami, karena listing yang bagus menjadi tidak berguna jika harga yang ditetapkan tak sesuai harga pasar (terlalu tinggi).

 

Segera Beralih ke Online (Daring)

Teknologi informasi yang semakin maju dan gaya hidup masyarakat yang makin internet-savvy, membuat cara kerja broker juga berubah. Listing konvensional mulai ditinggalkan, beralih ke listing online (daring).

Berbeda dengan belasan tahun lalu, di saat tak ada listing online, broker properti menggunakan media berupa koran, tabloid, bahkan selembaran. Sekarang broker properti yang tidak ikut memasang listing online akan jadi dinosaurus.

Listing online juga lebih praktis, karena bisa diunggah di mana saja dan kapan saja. Promosi lewat media cetak seperti tabloid hanya untuk branding saja. Penjualan (lewat media konvensional) memang masih ada, tetapi penjualan lewat online bisa mencapai 80% hingga 90%.

Semoga Anda dapat menjadi broker properti yang sukses!

Blogs
What's New Trending

Related Blogs

Sign up for newsletter

Get latest news and update

Newsletter BG